Bagi para pecinta film, pasti sudah tidak asing lagi dengan judul Last Tango in Paris. Film ini merupakan film klasik yang dirilis pada tahun 1972 dan masih menjadi bahan perbincangan hingga saat ini. Meski telah berusia lebih dari 4 dekade, namun film ini masih mampu menggugah hati para penontonnya.
Kenalan dengan Last Tango in Paris
Last Tango in Paris disutradarai oleh Bernardo Bertolucci dan dibintangi oleh Marlon Brando dan Maria Schneider. Film ini mengisahkan tentang seorang pria Amerika bernama Paul yang bertemu dengan seorang wanita Prancis bernama Jeanne di Paris. Keduanya kemudian terlibat dalam hubungan seksual yang intens dan rumit.
Film ini memang menjadi kontroversial karena adegan seksualnya yang sangat eksplisit. Namun, film ini juga dianggap sebagai karya seni yang brilian karena berhasil menggambarkan kompleksitas hubungan manusia dengan sangat realistis.
Alur Cerita Last Tango in Paris
Cerita dimulai ketika Paul (Marlon Brando) bertemu dengan Jeanne (Maria Schneider) di sebuah apartemen yang sedang kosong di Paris. Keduanya kemudian terlibat dalam hubungan seksual yang sangat intens dan penuh gairah. Namun, mereka tidak saling mengenal dan tidak pernah bertemu di luar kamar apartemen tersebut.
Pada awalnya, hubungan mereka hanya berdasarkan nafsu belaka. Namun, seiring berjalannya waktu, keduanya mulai mengungkapkan rasa sakit dan kesepian yang mereka rasakan. Paul ternyata masih merasa sedih atas kehilangan istrinya yang bunuh diri, sedangkan Jeanne merasa tidak bahagia dengan kekasihnya yang terlalu posesif.
Hubungan mereka semakin rumit ketika Paul mengungkapkan bahwa ia sebenarnya sudah menikah dan memiliki anak. Jeanne merasa terluka karena merasa telah dipermainkan oleh Paul. Namun, mereka tetap melanjutkan hubungan mereka yang rumit dan penuh konflik.
Penampilan Marlon Brando yang Memukau
Satu hal yang membuat Last Tango in Paris menjadi film klasik yang tak terlupakan adalah penampilan Marlon Brando. Aktor legendaris ini berhasil membawa karakter Paul dengan sangat sempurna. Ia mampu menampilkan sisi raw dan kompleks dari karakter Paul dengan sangat keren.
Tak hanya itu, akting Maria Schneider sebagai Jeanne juga patut diacungi jempol. Meski masih sangat muda pada saat itu, ia berhasil menampilkan karakter wanita yang kuat dan mandiri. Kedua aktor ini berhasil menciptakan chemistry yang kuat dalam film ini.
Pesan Moral dalam Last Tango in Paris
Last Tango in Paris memang mengandung adegan yang sangat kontroversial. Namun, film ini juga mengandung pesan moral yang sangat kuat. Film ini mengajarkan kita tentang kompleksitas hubungan manusia dan betapa sulitnya untuk memahami perasaan orang lain.
Paul dan Jeanne saling terlibat dalam hubungan seksual yang rumit dan penuh konflik karena keduanya tidak bisa memahami perasaan satu sama lain. Mereka terlalu fokus pada nafsu belaka dan lupa untuk saling menghargai satu sama lain sebagai manusia.
Melalui kisah mereka, kita diajarkan untuk lebih peka dan empati terhadap perasaan orang lain. Kita juga diajarkan untuk tidak hanya fokus pada nafsu belaka, namun juga harus memahami kompleksitas hubungan manusia.
Kesimpulan
Last Tango in Paris merupakan film klasik yang masih mampu menggugah hati hingga saat ini. Meski mengandung adegan seksual yang sangat eksplisit, namun film ini juga mengandung pesan moral yang kuat tentang kompleksitas hubungan manusia. Penampilan Marlon Brando dan Maria Schneider juga patut diacungi jempol dalam film ini.
Bagi Anda yang belum pernah menonton Last Tango in Paris, film ini bisa menjadi pilihan yang menarik untuk dinikmati. Namun, pastikan Anda sudah siap dengan adegan-adegan yang cukup kontroversial dalam film ini.
